Produksi dapat terlambat meskipun bahan tersedia, dan persediaan dapat menumpuk meskipun permintaan terlihat tinggi. Penyebabnya sering bukan satu bagian, melainkan rencana penjualan, kapasitas produksi, jadwal kerja, pembelian bahan, dan data stok yang tidak bergerak dalam satu rencana. Pelatihan PPIC membantu peserta menyatukan keputusan tersebut agar produksi lebih terukur dan persediaan tetap terkendali.
Production Planning and Inventory Control (PPIC) menghubungkan permintaan, kapasitas, jadwal produksi, kebutuhan material, dan persediaan. Pelatihan ini menekankan cara menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi rencana yang dapat dijalankan, dipantau, dan diperbaiki—bukan sekadar menyusun jadwal di atas kertas.
Kapan organisasi memerlukan perbaikan PPIC?
Perbaikan diperlukan ketika jadwal produksi sering berubah mendadak, bahan datang tidak sesuai kebutuhan, barang setengah jadi menumpuk, bagian penjualan menjanjikan tanggal yang sulit dipenuhi, atau pembelian darurat terus berulang. Tanda lainnya adalah perbedaan data persediaan, kapasitas mesin dan tenaga kerja yang tidak diperhitungkan, serta target produksi yang tidak terhubung dengan permintaan aktual.
Sasaran peserta
- manajer, supervisor, officer, dan staf PPIC;
- bagian produksi, inventory, logistik, warehouse, purchasing, dan procurement;
- perencana operasi, quality control, keuangan, dan pengelola data produksi;
- perusahaan manufaktur, BUMN/BUMD, dan organisasi yang mengelola proses produksi atau perakitan; serta
- perguruan tinggi, politeknik, atau unit vokasi yang membutuhkan penguatan penerapan perencanaan produksi.
Materi Pelatihan PPIC
- Peran PPIC dalam operasi perusahaan. Hubungan penjualan, produksi, pembelian, gudang, kualitas, dan keuangan.
- Peramalan dan pembacaan permintaan. Menggunakan pola permintaan sebagai dasar perencanaan tanpa mengabaikan ketidakpastian.
- Sales and Operations Planning. Menyelaraskan target penjualan, kemampuan produksi, persediaan, dan sumber daya.
- Perencanaan agregat dan kapasitas. Mengidentifikasi keterbatasan mesin, tenaga kerja, waktu, dan bahan.
- Master Production Schedule. Menyusun jadwal induk yang realistis dan memahami dampak perubahan prioritas.
- Material Requirements Planning. Menghitung kebutuhan material berdasarkan struktur produk, jadwal, lead time, dan stok tersedia.
- Pengendalian persediaan. Safety stock, reorder point, klasifikasi barang, inventory turnover, dan stok lambat bergerak.
- Monitoring dan tindakan korektif. Menentukan indikator, membaca penyimpangan, dan menyusun keputusan penjadwalan ulang.
Alur keputusan PPIC yang akan dilatih
| Pertanyaan | Data yang diperiksa | Keputusan |
|---|---|---|
| Apa yang harus diproduksi? | Pesanan, prakiraan, stok barang jadi, prioritas pelanggan | Jumlah dan urutan produk |
| Kapan dapat diselesaikan? | Kapasitas, waktu proses, antrean, kalender kerja | Jadwal induk yang realistis |
| Bahan apa yang dibutuhkan? | Bill of materials, stok, lead time, pesanan pembelian | Rencana kebutuhan dan waktu pemesanan |
| Apa yang harus dikoreksi? | Realisasi produksi, keterlambatan, reject, perubahan permintaan | Penjadwalan ulang dan prioritas tindak lanjut |
Contoh ilustratif: pesanan meningkat, tetapi produksi tetap terlambat
Contoh ilustratif: permintaan satu produk meningkat 20 persen. Tim penjualan meminta produksi segera ditambah, tetapi bahan utama memiliki lead time empat minggu dan mesin kritis telah terpakai hampir penuh. Jika PPIC hanya menambah target tanpa memeriksa material dan kapasitas, jadwal baru tidak akan dapat dipenuhi.
Peserta berlatih membandingkan tiga pilihan: memindahkan urutan produksi, menambah kapasitas terbatas, atau merundingkan ulang tanggal pengiriman. Setiap pilihan dinilai berdasarkan ketersediaan bahan, kapasitas, biaya, risiko keterlambatan, dan dampaknya pada pesanan lain.
PPIC berkaitan erat dengan rantai pasok.
Jika kebutuhan organisasi mencakup pengadaan, pemasok, gudang, dan distribusi secara menyeluruh, lihat juga Training Supply Chain Management untuk perusahaan.
Jadwal Pelatihan PPIC 2026
Pilih tanggal dan lokasi yang sesuai, kemudian konfirmasikan kepada admin karena ketersediaan tempat dapat berubah.
| Tanggal | Tempat |
|---|---|
| 13–14 Oktober 2026 | Batam |
| 15–16 Oktober 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 20–21 Oktober 2026 | Surabaya |
| 22–23 Oktober 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 27–28 Oktober 2026 | Jakarta |
| 29–30 Oktober 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 3–4 November 2026 | Bandung |
| 5–6 November 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 10–11 November 2026 | Yogyakarta |
| 12–13 November 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 17–18 November 2026 | Jakarta / Bali |
| 19–20 November 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 24–25 November 2026 | Bandung / Yogyakarta |
| 26–27 November 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 1–2 Desember 2026 | Jakarta |
| 3–4 Desember 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 8–9 Desember 2026 | Yogyakarta |
| 10–11 Desember 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 15–16 Desember 2026 | Bali / Jakarta |
| 17–18 Desember 2026 | Pelatihan Online via Zoom Meeting |
| 22–23 Desember 2026 | Bandung / Bali |
| 29–30 Desember 2026 | Jakarta / Yogyakarta |
Jadwal diperiksa pada 11 Oktober 2026. Konfirmasi akhir diperlukan sebelum surat penawaran dan pendaftaran diterbitkan.
Biaya dan pilihan paket
| Paket | Biaya per peserta |
|---|---|
| Tanpa penginapan | Rp4.000.000 |
| Penginapan twin sharing | Rp4.750.000 |
| Paket suite | Rp5.750.000 |
Rincian fasilitas dan ketersediaan paket dikonfirmasi melalui surat penawaran. Pelaksanaan khusus untuk satu perusahaan atau perguruan tinggi tersedia melalui skema in-house training dan proposal tersendiri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan PPIC dan Supply Chain Management?
PPIC berfokus pada perencanaan produksi, kapasitas, jadwal induk, kebutuhan material, dan persediaan. Supply Chain Management memiliki cakupan lebih luas karena juga membahas pemasok, pengadaan, pergudangan, distribusi, dan pelanggan.
Apakah pelatihan hanya untuk perusahaan manufaktur?
Fokus utamanya memang lingkungan produksi atau perakitan. Namun pendekatannya dapat digunakan oleh BUMN/BUMD, unit produksi, laboratorium, politeknik, dan organisasi lain yang perlu menyelaraskan kapasitas, kebutuhan material, dan jadwal operasi.
Apakah peserta dapat membawa data perusahaan?
Peserta dapat membawa contoh kasus atau data yang telah disamarkan dan tidak memuat informasi rahasia. Kebutuhan penggunaan data perlu disampaikan sebelum kegiatan.
Ingin mendiskusikan kebutuhan Pelatihan PPIC?
Sampaikan nama organisasi, unit peserta, jumlah peserta, pilihan tanggal, dan kota. Kami akan membantu menyiapkan informasi pelaksanaan serta surat penawaran.
Rujukan jadwal
Jadwal pelaksanaan mengacu pada halaman Pelatihan Production Planning & Inventory Control (PPIC). Informasi pelaksanaan tetap perlu dikonfirmasi kembali sebelum pendaftaran.
