Pengelolaan rumah sakit menuntut keterpaduan antara pelayanan klinis, tata kelola organisasi, keselamatan pasien, sumber daya manusia, keuangan, logistik, teknologi informasi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Ketika fungsi-fungsi tersebut berjalan sendiri-sendiri, rumah sakit berisiko menghadapi keterlambatan pelayanan, pemborosan sumber daya, data yang tidak konsisten, serta tindak lanjut mutu yang tidak tuntas.
Bimtek Manajemen Rumah Sakit dirancang untuk membantu pimpinan, manajer, kepala unit, dan staf terkait memahami hubungan antarfungsi tersebut. Pembahasan tidak berhenti pada teori organisasi, tetapi diarahkan pada pemetaan masalah kerja, penetapan tanggung jawab, pemantauan indikator, dan penyusunan tindak lanjut yang dapat diterapkan di rumah sakit.
Konsultasi Admin
Perlu jadwal, undangan, atau surat penawaran?
Hubungi tim kami untuk mendiskusikan jumlah peserta, lokasi, materi prioritas, dan pelaksanaan khusus instansi.
✔ Jadwal & kota fleksibel · ✔ Undangan dan surat penawaran resmi · ✔ Sertifikat peserta
Mengapa manajemen rumah sakit perlu diperkuat?
Rumah sakit merupakan organisasi pelayanan yang kompleks. Keputusan di satu unit dapat memengaruhi unit lain: keterlambatan pengadaan dapat menghambat pelayanan, pencatatan yang tidak lengkap dapat mengganggu pelaporan, sedangkan koordinasi yang lemah dapat memperpanjang waktu penyelesaian masalah pasien. Karena itu, manajemen rumah sakit perlu melihat proses pelayanan sebagai satu rangkaian yang saling terhubung.
Penguatan manajemen juga diperlukan agar kebijakan pimpinan diterjemahkan menjadi prosedur kerja, indikator, pembagian peran, dan bukti pelaksanaan. Dengan pendekatan tersebut, rapat evaluasi tidak hanya membahas masalah yang berulang, tetapi menghasilkan penanggung jawab, batas waktu, ukuran keberhasilan, dan tindak lanjut yang dapat dipantau.

Materi Bimtek Manajemen Rumah Sakit
1. Tata kelola dan pembagian tanggung jawab
Peserta mempelajari cara menerjemahkan arah organisasi ke dalam struktur kerja yang jelas. Pembahasan meliputi hubungan antara pemilik atau representasi pemilik, pimpinan rumah sakit, unsur klinis, unsur manajemen, komite, dan unit pendukung. Tujuannya bukan menambah birokrasi, melainkan memastikan setiap keputusan memiliki dasar, pelaksana, bukti, dan jalur eskalasi yang tepat.
2. Perencanaan strategis dan pengendalian kinerja
Rencana strategis perlu dihubungkan dengan kebutuhan pasien, kapasitas layanan, sumber daya, risiko, dan target mutu. Peserta diajak membedakan indikator keluaran, hasil, mutu, efisiensi, dan keselamatan. Pembahasan juga mencakup cara menggunakan rapat manajemen sebagai forum pengambilan keputusan berbasis data, bukan sekadar penyampaian laporan.
3. Peningkatan mutu dan keselamatan pasien
Manajemen mutu mencakup penetapan indikator, pengumpulan serta validasi data, analisis masalah, pelaporan, komunikasi hasil, dan perbaikan berkelanjutan. Peserta mempelajari hubungan antara indikator mutu, insiden keselamatan pasien, manajemen risiko, audit internal, serta tindak lanjut perbaikan pada unit pelayanan.
4. Manajemen risiko dan kepatuhan
Risiko rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan klinis. Risiko operasional, keuangan, teknologi, hukum, reputasi, keamanan informasi, dan kesinambungan layanan juga perlu dipetakan. Materi membantu peserta menetapkan pemilik risiko, menilai kemungkinan dan dampak, memilih pengendalian, serta memonitor efektivitas tindakan mitigasi.
5. Pengelolaan sumber daya manusia
Ketersediaan tenaga perlu diselaraskan dengan beban kerja, kompetensi, jadwal pelayanan, dan kebutuhan pengembangan. Pembahasan diarahkan pada perencanaan kebutuhan, orientasi, kredensial sesuai kewenangan, penilaian kinerja, pengembangan kompetensi, komunikasi antartim, dan budaya keselamatan.
6. Logistik, persediaan, dan aset rumah sakit
Pokok bahasan logistik dari artikel lama tetap dipertahankan karena masih relevan. Pengelolaan logistik yang baik membantu memastikan obat, bahan medis, alat, dan kebutuhan operasional tersedia pada waktu yang tepat tanpa menimbulkan stok berlebih atau kedaluwarsa. Peserta membahas perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pencatatan, pemantauan persediaan, dan pertanggungjawaban aset.
Pengelola juga perlu menghubungkan data pemakaian dengan pola layanan dan anggaran. Dengan demikian, keputusan pengadaan tidak hanya didasarkan pada kebiasaan, tetapi pada kebutuhan riil, tingkat pemakaian, risiko kekosongan, waktu pemesanan, dan kemampuan penyimpanan.
7. Sistem informasi, data, dan rekam medis elektronik
Sistem informasi manajemen rumah sakit harus membantu pelayanan dan pengambilan keputusan. Materi mencakup tata kelola data, kualitas data, hak akses, integrasi proses, keamanan informasi, kesinambungan layanan, serta pemanfaatan laporan untuk kebutuhan manajemen. Rekam medis elektronik dibahas dari sudut tanggung jawab organisasi, alur kerja, kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data.
8. Pengelolaan keuangan dan efisiensi pelayanan
Peserta diajak memahami hubungan antara perencanaan layanan, anggaran, biaya, pendapatan, pengadaan, dan kinerja. Efisiensi tidak dimaknai sebagai pengurangan kebutuhan pelayanan secara sembarangan, melainkan penggunaan sumber daya yang tepat untuk menghasilkan layanan yang aman, bermutu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
9. Kesiapan evaluasi, audit, dan akreditasi
Kesiapan tidak seharusnya dimulai ketika jadwal penilaian sudah dekat. Rumah sakit perlu memelihara dokumen, bukti pelaksanaan, indikator, notulen, daftar risiko, serta tindak lanjut secara rutin. Peserta mempelajari cara mengubah temuan menjadi rencana perbaikan yang mempunyai penanggung jawab, tenggat waktu, dan bukti penyelesaian.
Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit.
Instansi dapat menyampaikan jenis rumah sakit, persoalan prioritas, unit peserta, dan hasil yang diharapkan agar pembahasan lebih relevan.
Dasar regulasi yang perlu diperhatikan
Pembahasan manajemen rumah sakit perlu menggunakan regulasi yang masih berlaku dan memperhatikan perubahan terbaru. Beberapa rujukan utama antara lain:
- Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan;
- Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan;
- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit;
- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2022 tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan; dan
- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
Catatan penting: Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2026 mencabut sejumlah regulasi rumah sakit sebelumnya, termasuk ketentuan lama mengenai SIMRS, komite medik, komite mutu, klasifikasi dan perizinan rumah sakit, serta beberapa pedoman organisasi. Karena itu, materi pelatihan perlu diverifikasi terhadap ketentuan terbaru pada saat pelaksanaan.
Siapa yang perlu mengikuti kegiatan ini?
- direktur dan jajaran manajemen rumah sakit;
- kepala bidang, kepala bagian, kepala instalasi, dan kepala unit;
- tim mutu, keselamatan pasien, manajemen risiko, serta audit internal;
- pengelola SDM, keuangan, perencanaan, logistik, pengadaan, dan aset;
- pengelola sistem informasi dan rekam medis;
- tenaga kesehatan yang memperoleh tanggung jawab manajerial; serta
- rumah sakit yang sedang memperkuat tata kelola atau menyiapkan evaluasi dan akreditasi.
Metode dan hasil yang diharapkan
Kegiatan dapat menggunakan pemaparan, diskusi kasus, pemetaan proses, identifikasi risiko, latihan menyusun indikator, dan telaah dokumen. Setelah mengikuti kegiatan, peserta diharapkan mampu melihat hubungan antara pelayanan dan fungsi pendukung, mengenali kesenjangan tata kelola, menetapkan prioritas perbaikan, serta menyusun tindak lanjut yang realistis bagi unit kerjanya.
Untuk memperluas pembelajaran, peserta juga dapat membaca materi terkait:
- Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja K3 rumah sakit;
- Pelatihan rekrutmen tenaga kesehatan untuk rumah sakit dan puskesmas;
- Pelatihan promosi kesehatan bagi dinas kesehatan dan rumah sakit; dan
- Pelatihan sistem informasi kesehatan kabupaten/kota.
Jadwal Bimtek Manajemen Rumah Sakit
Peserta dapat memilih jadwal reguler yang tersedia dan mengusulkan kota pelaksanaan. Instansi juga dapat mengajukan kegiatan khusus dengan waktu, lokasi, dan fokus materi yang disesuaikan.
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
|---|---|
| 04 - 05 September 2026 09 - 10 September 2026 18 - 19 September 2026 25 - 26 September 2026 | ·        Hotel Orchardz Jayakarta / Luminor JAKARTA ·        Hotel Abadi Malioboro JOGJA ·        Hotel Pacific Palace BATAM ·        Hotel Eden Kuta BALI ·        Hotel Golden Flower BANDUNG ·        Hotel Ibis City Center MAKASSAR ·        Hotel Quest SURABAYA ·        Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK ·        Hotel Whizz Prime MANADO ·        Hotel Grand Antares MEDAN ·        Hotel Maxone Ascent MALANG ·        Hotel Santika Radial PALEMBANG ·        Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG ·        Hotel Ibis SEMARANG ·        Hotel MaxOne BALIKPAPAN ·        Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
PILIHAN TANGGAL | PILIHAN LOKASI |
|---|---|
| 08 - 09 Oktober 2026 14 - 15 Oktober 2026 21 - 22 Oktober 2026 27 - 28 Oktober 2026 | ·        Hotel Orchardz Jayakarta / Luminor JAKARTA ·        Hotel Abadi Malioboro JOGJA ·        Hotel Pacific Palace BATAM ·        Hotel Eden Kuta BALI ·        Hotel Golden Flower BANDUNG ·        Hotel Ibis City Center MAKASSAR ·        Hotel Quest SURABAYA ·        Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK ·        Hotel Whizz Prime MANADO ·        Hotel Grand Antares MEDAN ·        Hotel Maxone Ascent MALANG ·        Hotel Santika Radial PALEMBANG ·        Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG ·        Hotel Ibis SEMARANG ·        Hotel MaxOne BALIKPAPAN ·        Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
|---|---|
| 03 - 04 November 2026 11 - 12 November 2026 17 - 18 November 2026 25 - 26 November 2026 | ·        Hotel Oasis Amir / Luminor JAKARTA ·        Hotel Abadi Malioboro JOGJA ·        Hotel Pacific Palace BATAM ·        Hotel Eden Kuta BALI ·        Hotel Golden Flower BANDUNG ·        Hotel Ibis City Center MAKASSAR ·        Hotel Quest SURABAYA ·        Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK ·        Hotel Whizz Prime MANADO ·        Hotel Grand Antares MEDAN ·        Hotel Maxone Ascent MALANG ·        Hotel Santika Radial PALEMBANG ·        Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG ·        Hotel Ibis SEMARANG ·        Hotel MaxOne BALIKPAPAN ·        Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
|---|---|
| 03 - 04 Desember 2026 09 - 10 Desember 2026 16 - 17 Desember 2026 24 - 25 Desember 2026 30 - 31 Desember 2026 | ·        Hotel Orchrdzz Jayakarta / Luminor JAKARTA ·        Hotel Abadi Malioboro JOGJA ·        Hotel Pacific Palace BATAM ·        Hotel Eden Kuta BALI ·        Hotel Golden Flower BANDUNG ·        Hotel Ibis City Center MAKASSAR ·        Hotel Quest SURABAYA ·        Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK ·        Hotel Whizz Prime MANADO ·        Hotel Grand Antares MEDAN ·        Hotel Maxone Ascent MALANG ·        Hotel Santika Radial PALEMBANG ·        Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG ·        Hotel Ibis SEMARANG ·        Hotel MaxOne BALIKPAPAN ·        Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
Jadwal Januari 2027 tersedia. Silakan hubungi admin untuk memilih tanggal dan kota pelaksanaan.
Jadwal Februari 2027 tersedia. Silakan hubungi admin untuk memilih tanggal dan kota pelaksanaan.
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana yang dibebankan ke masing-masing peserta / SKPDÂ dengan Biaya sebesar:Rp. 4.500.000,- (Empat juta lima ratus ribu rupiah) / Pesertaharga sewaktu-waktu dapat berubahFASILITAS PESERTA Pelatihan selama 2 hari atau Materi di bahas sampai dengan Selesai, Peserta Menginap (Twin-Shering), Coffee Break, Lunch dan Dinner (Selama Kegiatan Berlangsung), Seminar Kit, Tas dan Sertifikat Pelatihan/Bimtek. CATATAN : - Peserta di Jemput di Bandara (Peserta Group Minimal 5 Orang) (Peserta Wajib Konfirmasi) - Konfirmasi Pendaftaran Peserta Selambat - Lambanya H-3 - Untuk Peserta Group minimal 15 Peserta dapat Request Jadwal dan tempat - Syarat & Ketentuan Berlaku - Daftarkan Segera, Tempat Terbatas |
Konsultasi Admin
Konsultasikan kebutuhan Bimtek Manajemen Rumah Sakit
Sampaikan jumlah peserta, unit asal, materi prioritas, jadwal, dan kota pilihan. Tim kami akan membantu menyiapkan informasi pelaksanaan, undangan, dan surat penawaran.
✔ Jadwal & kota fleksibel · ✔ Undangan dan surat penawaran resmi · ✔ Sertifikat peserta
Pertanyaan yang sering disampaikan
Apakah materi dapat difokuskan pada unit tertentu?
Dapat. Rumah sakit dapat memilih fokus tata kelola, mutu, risiko, SDM, logistik, sistem informasi, rekam medis, keuangan, atau persiapan evaluasi sesuai kebutuhan peserta.
Apakah tersedia pelaksanaan khusus untuk satu instansi?
Tersedia. Jadwal, lokasi, jumlah peserta, studi kasus, dan cakupan materi dapat dibicarakan dengan tim penyelenggara.
Apakah peserta memperoleh sertifikat?
Peserta yang mengikuti kegiatan sesuai ketentuan memperoleh sertifikat pelatihan atau bimtek.
Apakah regulasi akan diperbarui saat kegiatan berlangsung?
Materi diarahkan menggunakan ketentuan yang relevan pada saat pelaksanaan. Apabila terdapat perubahan regulasi, ruang lingkup pembahasan akan disesuaikan dan dikonfirmasi kepada instansi.

selamat sore admin , bisa bantu kirimkan brosur diklat nya untuk 22 -23 november di hotel cemerlang bandung
terimakasih
Selamat pagi. Mohon dapat di email ke kami undangan kegiatan Bimtek Tanggal 5-6 Desember 2018. Tentang Kesehatan, Perencanaan, Rumah Sakit.
Terima kasih atas kerjasamanya.
Assalamualaikum bisa email jadwal pelatihan manajeman rumah sakit tgl 29-30 april si hotel guest di surabaya