Pemotongan / Pemungutan PPh atas Belanja Makanan / Minuman oleh Bendahara Pemerintah. Ada berbagai macam ketentuan yang mengatur tentang perpajakan. Bahkan berbagai kasus pajak menjadikan permasalahan yang dialami bagi para bendahara pemerintah. Berkenaan dengan perpajakan, kita tentu pernah mendengar tentang kata pajak konsumsi (Makanan & Minuman).
Pajak Makan Minum Untuk Instansi Pemerintah 2022 Pasca PPN 11 % Bedahara Pemerintah
Berkaitan dengan pajak konsumsi atau pajak Makanan dan Minuman, terdapat banyak sekali hal yg wajib dipelajari agar mampu merampungkan masalah atau kasus pajak tersebut dengan baik.
Pemotongan / Pemungutan PPh atas Belanja Makanan / Minuman
Ada 7 Poin Perubahan Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh) dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, salah satunya adalah Pemberian natura atau kenikmatan bisa dibiayakan & merupakan penghasilan bagi penerima.
Akan tetapi, masih ada kenikmatan/natura tertentu yg bukan penghasilan antara lain Penyediaan makan/minum bagi semua pegawai; selanjutnya Natura pada wilayah tertentu; Natura lantaran keharusan pekerjaaan; Bersumber berdasarkan APBN/APBD dan Natura jenis & batasan tertentu.
Bimtek pajak konsumsi (Makanan & Minuman)
Dalam rangka memantapkan pemahaman tentang pajak konsumsi (Makanan & Minuman) / teknik Pemotongan / Pemungutan PPh atas Belanja Makanan / Minuman, Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Pemerintahan Dalam Negeri (PUSDIKLAT PEMENDAGRI) akan menyelenggarakan Bimbingan teknis (Bimtek) / Bimtek Perpajakan tentang: “Pemotongan / Pemungutan PPh atas Belanja Makanan / Minuman oleh Bendahara Pemerintah serta Pedoman Pengelolaan Perpajakan Bagi Bendahara Pemerintah” pada:

WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
---|---|
07 - 08 Januari 2025 15 - 16 Januari 2025 23 - 24 Januari 2025 | • Hotel Yuan Garden JAKARTA • Hotel Abadi Malioboro JOGJA • Hotel Pacific Palace BATAM • Hotel Eden Kuta BALI • Hotel Kimaya Braga BANDUNG • Hotel Ibis City Center MAKASSAR • Hotel Quest SURABAYA • Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK • Hotel Whizz Prime MANADO • Hotel Grand Antares MEDAN • Hotel Maxone Ascent MALANG • Hotel Santika Radial PALEMBANG • Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG • Hotel Ibis SEMARANG • Hotel MaxOne BALIKPAPAN • Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
---|---|
06 - 07 Februari 2025 14 - 15 Februari 2025 21 - 22 Februari 2025 26 - 27 Februari 2025 | • Hotel Yuan Garden JAKARTA • Hotel Abadi Malioboro JOGJA • Hotel Pacific Palace BATAM • Hotel Eden Kuta BALI • Hotel Kimaya Braga BANDUNG • Hotel Ibis City Center MAKASSAR • Hotel Quest SURABAYA • Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK • Hotel Whizz Prime MANADO • Hotel Grand Antares MEDAN • Hotel Maxone Ascent MALANG • Hotel Santika Radial PALEMBANG • Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG • Hotel Ibis SEMARANG • Hotel MaxOne BALIKPAPAN • Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
---|---|
07 - 08 Oktober 2025 15 - 16 Oktober 2025 23 - 24 Oktober 2025 29 - 30 Oktober 2025 | · Hotel Oasis Amir / Luminor JAKARTA · Hotel Abadi Malioboro JOGJA · Hotel Pacific Palace BATAM · Hotel Eden Kuta BALI · Hotel Golden Flower BANDUNG · Hotel Ibis City Center MAKASSAR · Hotel Quest SURABAYA · Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK · Hotel Whizz Prime MANADO · Hotel Grand Antares MEDAN · Hotel Maxone Ascent MALANG · Hotel Santika Radial PALEMBANG · Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG · Hotel Ibis SEMARANG · Hotel MaxOne BALIKPAPAN · Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
---|---|
10 - 11 April 2025 14 - 15 April 2025 22 - 23 April 2025 28 - 29 April 2025 | • Hotel Yuan Garden JAKARTA • Hotel Abadi Malioboro JOGJA • Hotel Pacific Palace BATAM • Hotel Eden Kuta BALI • Hotel Kimaya Braga BANDUNG • Hotel Ibis City Center MAKASSAR • Hotel Quest SURABAYA • Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK • Hotel Whizz Prime MANADO • Hotel Grand Antares MEDAN • Hotel Maxone Ascent MALANG • Hotel Santika Radial PALEMBANG • Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG • Hotel Ibis SEMARANG • Hotel MaxOne BALIKPAPAN • Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
---|---|
05 - 06 Mei 2025 14 - 15 Mei 2025 21 - 22 Mei 2025 26 - 27 Mei 2025 | • Hotel Yuan Garden JAKARTA • Hotel Abadi Malioboro JOGJA • Hotel Pacific Palace BATAM • Hotel Eden Kuta BALI • Hotel Kimaya Braga BANDUNG • Hotel Ibis City Center MAKASSAR • Hotel Quest SURABAYA • Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK • Hotel Whizz Prime MANADO • Hotel Grand Antares MEDAN • Hotel Maxone Ascent MALANG • Hotel Santika Radial PALEMBANG • Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG • Hotel Ibis SEMARANG • Hotel MaxOne BALIKPAPAN • Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
WAKTU PELAKSANAAN | TEMPAT PELAKSANAAN |
---|---|
03 - 04 Juni 2025 11 - 12 Juni 2025 19 - 20 Juni 2025 24 - 25 Juni 2025 | • Hotel Yuan Garden JAKARTA • Hotel Abadi Malioboro JOGJA • Hotel Pacific Palace BATAM • Hotel Eden Kuta BALI • Hotel Kimaya Braga BANDUNG • Hotel Ibis City Center MAKASSAR • Hotel Quest SURABAYA • Hotel Montana Premier Senggigi LOMBOK • Hotel Whizz Prime MANADO • Hotel Grand Antares MEDAN • Hotel Maxone Ascent MALANG • Hotel Santika Radial PALEMBANG • Hotel Whiz Prime BANDAR LAMPUNG • Hotel Ibis SEMARANG • Hotel MaxOne BALIKPAPAN • Hotel Diamond / Horison SAMARINDA |
Lanjutan 7 Poin Perubahan Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh) dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan / Pajak Makan Minum Untuk Instansi Pemerintah 2022 Pasca PPN 11 % Bedahara Pemerintah
- 2. Bagi orang eksklusif yg mempunyai aktivitas usaha, & menghitung PPh menggunakan tarif final 0,5% sinkron PP Nomor 23 Tahun 2018, atas aliran bruto hingga menggunakan Rp500.000.000,00 nir dikenakan pajak.
- 3. Penyusutan bangunan atau amortisasi aset nir berwujud menggunakan masa manfaat melebihi 20 tahun sekarang bisa dilakukan sinkron masa manfaat berdasar pembukuan Wajib Pajak
- 4. Mulai Tahun Pajak 2022, tarif PPh bagi Wajib Pajak Badan merupakan 22%.
- 5. Terdapat upaya mencegah penghindaran pajak menggunakan diterapkannya metode yg sinkron menggunakan international best practice yg diatur pada Perubahan Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang PPh. Hal ini adalah upaya antisipasi buat mencegah penghindaran pajak melalui pembebanan porto pinjaman yg hiperbola yg ketika ini diatur hanya menggunakan restriksi perbandingan utang menggunakan modal.
- 6. Penambahan wewenang Pemerintah Indonesia buat ikut dan pada perjanjian multilateral diatur pada Perubahan Pasal 32A UU PPh. Ha tadi dilakukan buat mewujudkan kolaborasi internasional pada bidang perpajakan.
- 7. Perubahan tarif & lapisan penghasilan PPh Orang Pribadi bertujuan buat menaikkan keadilan dan mengedepankan keberpihakan terhadap rakyat berpenghasilan menengah/bawah. Uraian perubahan tarif PPh Orang Pribadi merupakan menjadi berikut.
Baca: disini Bimtek Pemerintahan